WARTABANJAR.COM – Oknum guru honorer di Palangka Raya, sebut saja Kumbang (25) memesan jasa tukang pijat melalui aplikasi dewasa dengan foto profil seorang pria berbadan atletis.
Namun karena dimintai mentransfer sejumlah uang, akhirnya ia membatalkan pesanannya.
Karena merasa dipermainkan, pelaku kemudian mengancam Kumbang akan memviralkan ke media sosial bahwa Kumbang adalah kaum LGBT atau penyuka sesama jenis.
Ia meminta Kumbang harus mengirimkan uang Rp 500 ribu. Agar tidak dipermalukan di media sosial.
Baca Juga







