Peziarah melemparkan batu ke tiang dalam simbolis lempar setan, salah satu ritual terakhir haji, di Jamarat di Mina, dekat kota suci Makkah, pada 16 Juni 2024. (SPA)
Juru bicara tersebut juga mengimbau jamaah untuk tidak membawa barang pribadi saat menuju Jembatan Jamarat atau Masjidil Haram.
“Selanjutnya, saya menghimbau bagi mereka yang hendak meninggalkan Mina pada hari kedua Tashreeq agar mengikuti pedoman yang ditentukan,” imbuhnya.
Hari-hari Tashreeq adalah tiga hari setelah tanggal 10 Dzulhijjah, Idul Adha, dan dikenal dengan ritual melempari tiga rukun di Mina, melambangkan penolakan terhadap godaan dan kejahatan.
Namun, jamaah haji diperbolehkan meninggalkan Makkah sebelum matahari terbenam pada hari 12 Dzul Hijjah.
Lebih lanjut Al-Shalhoub melaporkan bahwa pusat 911 di wilayah Makkah telah menerima total 78.872 panggilan pada tanggal 10 Thul Hijjah, yang mencakup laporan keamanan dan pertanyaan layanan, yang semuanya segera ditangani.
Dia menyoroti pemantauan ketat yang dilakukan kepemimpinan Saudi terhadap semua sektor keamanan, dan mencatat peningkatan berkelanjutan dalam kinerja mereka setiap tahun.
“Personel keamanan kami menjadi teladan dalam memenuhi tugas mereka dan memfasilitasi perjalanan haji bagi jamaah,” tutupnya.
Sementara itu, Ayedh Al-Ghuwainem, Wakil Menteri Haji dan Umrah Urusan Haji mengatakan bahwa rencana dan upaya organisasi dilaksanakan selaras dengan semua lembaga haji yang berpartisipasi.







