Masih kata Aditya, dalam pertemuan ini agar tidak ada permainan dari pangkalan ke pengecer, termasuk kami juga mencoba mencari skema agar pendistribusiannya juga tepat sasaran.
“Semisal untuk UMKM bisa mendapatkan gas 3 kg nanti lewat koperasi yang ada di Dinas Koperasi dan UMKM Kota Banjarbaru. Dan insyaAllah dalam waktu dekat Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Pertamina didampingi TNI/Polri dan Kejaksaan kita akan turun kelapangan untuk memeriksa pangkalan dan pengecer tidak ada permainan,” ucapnya.
Sementara itu, Sales Branch Manager Pertamina Patra Niaga Kalsel, Sukra Mulia Rizky menyampaikan, untuk indikasi kelangkaannya masih perlu mengecek lebih jauh.
Namun untuk secara kuota kami salurkan di Banjarbaru sesuai dengan kuota yang sudah ditentukan Pemerintah Kota Banjarbaru.
“Mungkin dalam pengawasannya saja yang akan kami tingkatkan lagi dengan berkoordinasi dengan Pemko dan Aparat Penegak Hukum (APH), supaya nanti bisa meminimalisir bentuk-bentuk penyelewengan subdisi gas elpiji 3 kg,” katanya.
Diinformasikan, untuk Kota Banjarbaru sendiri kuota gas LPG 3 kg dalam setahun sebanyak 720 metrik ton yang disebar pada 460 pangkalan dan 14 agen. (MC BJB)
Editor Restu







