“Nah, ini perlu kami sampaikan kepada masyarakat hati-hati. Foto pelaku tadi sudah kami sampaikan, dan saat ini yang bersangkutan sedang dikejar oleh satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan,” sambungnya.
Lebih lanjut Ade Ary menjelaskan, modus pelaku penipuan meminta korban menghentikan laju kendaraannya.
Kemudian mereka berpura-pura menanyakan alamat perusahaan.
Setelah percakapan terjadi, Ade Ary menambahkan teman pelaku pun akan datang menghampiri, dan meyakini korban bahwa pelaku merupakan ustadz sakti yang bisa membaca masa depan.
“Kemudian memberikan batu keberuntungan, dengan syarat handphonenya diserahkan. Kemudian batu keberuntungannya disuruh membawa ke mushola,” tuturnya.
“Konon katanya kalau batunya dibawa ke mushola terdekat, ketika batunya itu bergetar maka itu akan bisa membawa kesuksesan,” imbuhnya. (berbagai sumber/tri)
Editor: Erna Djedi







