Jalan Sumbu Kebangsaan ini dilengkapi dengan multi utility tunnel (MUT) sebagai sistem yang mengintegrasikan drainase, air bersih, telekomunikasi, dan elektrikal. Di samping itu, untuk menunjang kenyamanan pejalan kaki dan pesepeda Jalan Sumbu Kebangsan menyediakan sejumlah street furniture diantaranya shelter, bench, water drinking fountain, bike stand dan tempat sampah yang tersebar di beberapa titik agar mudah dijangkau oleh para pengguna.
Baca juga: Acer Belum Lirik IKN untuk Ekspansi Pasar Solusi Smart City
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur Reiza Setiawan mengatakan alokasi anggaran untuk Jalan Sumbu Kebangsaan secara keseluruhan sebesar Rp7 triliun. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh PP – Markinah KSO.
Sumbu Kebangsaan merupakan salah satu ruang terbuka di IKN yang secara imajiner menghubungkan Istana Presiden hingga Mangrove Ecopark. Sumbu Kebangsaan diapit 2 jalan utama yaitu Jalan Sumbu Kebangsaan Sisi Barat dan Sisi Timur yang mengimplementasikan nilai luhur manusia dengan alam, menjadikan ruang untuk merayakan kekayaan dan keberagaman budaya manusia dan alam.
Turut hadir mendampingi Presiden yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Hadir juga Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Raja Juli Antoni dan Kurator IKN Ridwan Kamil.
Sementara pihak PUPR terlihat Direktur Jenderal Bina Marga Hedy Rahadian, Direktur Pembangunan Jalan Wida Nurfaida dan Kepala BBPJN Kalimantan Timur Reiza Setiawan. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko







