WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Rencana pemerintah melakukan pemotoga gaji sebesar 3 persen untuk tabungan perumahan rakyat (Tapera) menuai kontra.
Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar menyatakan pihaknya akan segera memanggil pemerintah terkait wacana ini.
Dia mengatakan, rencana kebijakan pemerintah ini telah menimbulkan sorotan dan kritik di masyarakat.
“Tentu kita ingin memanggil semua (pihak) terkait, untuk meminta penjelasan kepada DPR sekaligus kepada masyarakat, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dan memberatkan (mengenai kebijakan Tapera ini),” ujar Cak Imin sapaan akrab Muhaimin, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (28/5/2024).







