Anehnya, HP korban masih aktif sampai sekarang. Karena Darmayati sudah membelikan pulsa untuk mengisi kuota datanya.
“Ada (aktif) HP-nya. Semalam saja coba ada di mana. Centang dua,” ungkap Darmiyati.
Darmiyati merasa janggal dengan kematian anaknya lantaran menemukan luka di badan korban.
“Ada kejanggalan di hati saya. Ini anak dikeroyok. Makanya kakaknya sampai saat ini belum pulang, minta diautopsi. Kayak ada sayatan, jadi dari pagi belum pulang,” ujar Darmiyati.
“(Melihat bekas cekikan) iya (sambil menunjuk ke arah leher). Lihat secara langsung waktu pas dibawa ke ambulans. Kan langsung dibawa (ke RS),” tambah Darmiyati.
Baca juga: Beli Elpiji 3Kg Per Juni Wajib Pakai Syarat KTP? Gak Bahaya Ta?
Jasad korban saat ini ada RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. Korban rencanya akan dimakamkan di TPU Pondok Jaya setelah selesai autopsi.






