Kemenag Segera Pasang Catra di Puncak Borobudur Dalam Waktu Dekat

Oleh karena itu, masyarakat wajib memelihara dan menjaga kelestarian Candi Borobudur ini dengan sebaik-baiknya.

Untuk mendukung pelestarian tersebut, pemanfaatan Candi Borobudur sebagai destinasi spiritual umat Buddha Indonesia dan dunia juga perlu disusun dan diatur dengan kehati-hatian. Hal itu agar tidak berdampak signifikan terhadap struktur bangunan suci ini.

Baca juga: Megawati Dijadwalkan Pidato Hari Pertama Rakernas ke-V PDI Perjuangan

Sebelumnya, Menag Yaqut Cholil Qoumas mengusulkan pemasangan kembali catra di puncak stupa Candi Borobudur. Hal itu disampaikan Gus Yaqut dalam rapat koordinasi nasional pengembangan lima destinasi pariwisata super prioritas (DPSP) di Hotel Plataran Borobudur, Jumat (21/7).

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merespons positif usulan tersebut. Deputi Bidang Kebijakan Pembangunan BRIN, Mego Pinandito mengatakan, pihaknya mendukung penuh pemasangan catra tersebut jika bermanfaat untuk umat Buddha Indonesia dan seluruh dunia.

Baca juga: Unesco Resmikan Subak di Tabanan Sebagai Percontohan Ekohidrologi

“Kalau memang itu (pemasangan catra) memberikan satu manfaat dan mengembalikan yang sesungguhnya ada di sini dalam konteks Candi Borobudur, maka itu merupakan satu dukungan BRIN dalam berbagai aktivitas riset dan kemudian kajian-kajian,” katanya.

Untuk diketahui, catra adalah bagian atas stupa di lantai teratas Candi Borobudur. Saat ini catra tersebut disimpan di Museum Karmawibhangga Taman Wisata Candi Borobudur. (Sidik Purwoko)

Editor: Sidik Purwoko