WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Harga cabai akhir-akhir ini mengalami kenaikan cukup signifikan.
Hal ini pun dikeluhkan masyarakat, terlebih menjelang Idul Adha.
Menanggapi itu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kalimantan Selatan (Kalsel) memprediksi kenaikan cabai dipicu biaya operasional pengiriman dan biaya produksi.
“Kita melakukan pemantauan untuk sampel harga di beberapa pasar tradisional di Banjarmasin, sehingga untuk harga cabai dinilai mengalami sedikit kenaikan harga daripada biasanya,” kata Kepala Disdag Kalsel, Sulkan, Banjarmasin, Selasa (20/5/2024).
Mahalnya biaya produksi seperti pupuk, lanjut Sulkan, menyebabkan beberapa jenis tanaman cabai mengalami kenaikan harga hingga ke konsumen.
Baca juga: Jelang Idul Adha, Disdag Kalsel Gelar Pasar Murah di 13 Kabupaten Kota







