Baca juga: 13 Kasus Diungkap Polres Tabalong dalam Operasi Sikat Intan 2024, Terbanyak Perkara Ini
“Yaitu mendorong tindakan parlementer mengenai air dan sanitasi. Mengingat wacana mengenai air masih terbatas dan jarang menyentuh implikasi politiknya terhadap bumi dan manusia, serta cara mengatasinya,” terang Ketua Majelis Sidang Umum IPU ke-144 tahun 2022 itu.
Di bawah semangat kerja sama dan kolaborasi, kata Puan, Parliamentary Meeting on The Occasion of The 10th World Water Forum akan melibatkan peserta parlemen, IPU, dan organisasi internasional. Dengan demikian, Pertemuan Parlemen pada Acara Forum Air Dunia ke-10 dapat menyediakan platform untuk diskusi global yang jujur mengenai isu-isu yang berkaitan dengan air.
“Serta memberikan usulan tindakan untuk memajukan agenda air global,” tegas Puan.
Baca juga: Kapolri Rekrut Casis Bintara Polri yang Jadi Korban Begal Hingga Jari Nyaris Putus
Bersama perwakilan dari IPU, cucu Bung Karno tersebut juga akan memberikan pendapat pada World Water Forum (WWF) atau Forum Air Dunia ke-10 yang digelar Dewan Air Dunia bersama Pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah. Puan akan menyampaikan pendapat berdasarkan hasil Parliamentary Meeting on The Occasion of The 10th World Water Forum.
“Pertemuam Parlemen akan mengajukan satu paragraf untuk ditambahkan pada Deklarasi Menteri sebagai bagian dari proses politik,” terangnya.
Untuk diketahui, Forum Air Dunia diselenggarakan setiap tiga tahun sekali antara Dewan Air Dunia dan negara tuan rumah. WWF ke-10 di mana Indonesia menjadi tuan rumah, juga akan digelar di Bali.
Forum ini menyediakan platform unik di mana komunitas air dan pengambil keputusan utama dapat berkolaborasi dan membuat kemajuan jangka panjang dalam mengatasi tantangan air global. (Sidik Purwoko)
Baca juga: Viral, Truk dan Mobil Patroli Polisi Kejar-kejaran
Editor: Sidik Purwoko







