Ditjen Keamanan Arab Peringatkan Penipuan Melalui Iklan Medsos Terkait Layanan Haji

WARTABANJAR.COM, RIYADH – Warga di Arab Saudi diperingatkan pada hari Sabtu oleh Direktorat Jenderal Keamanan Publik untuk mengabaikan iklan penipuan di media sosial.

Pihak berwenang menyoroti iklan-iklan yang secara palsu mengklaim memfasilitasi berbagai aspek haji, termasuk melakukan haji atas nama orang lain, mengamankan dan mendistribusikan Adahi (kurban), menjual gelang haji, dan menyediakan transportasi, menurut laporan Saudi Press Agency.

Direktorat menekankan bahwa hukuman berat akan dikenakan pada individu yang ditangkap karena terlibat dalam kegiatan tersebut.

Baca juga: Keterlaluan! Dua Pria Mesum Sesama Jenis di Dalam Masjid, Diduga Lakukan Oral Seks