Pasukan Cisse kemudian menundukkan Kongo 3-1.
Tim yang sebelumnya menjadi favorit Ghana, mereka tahan 1-1.
Guinea lolos ke babak selanjutnya menjadi runner-up grup A di bawah tuan rumah dan berhak tampil di babak empat besar.
Di babak semifinal, Guinea menyerah 0-1 kepada Mesir.
Pada perebutan peringkat ketiga Aguibou Camara dan kawan-kawan menyerah kepada lewat adu penalti dengan skor 3-4.
Inilah yang membawa Guinea ke babak playoff melawan Indonesia.
Indonesia juga harus terbang ke Prancis setelah menempati posisi keempat di Piala Asia U-23.
Rafael Struick dan kawan-kawan mengawali kompetisi dengan menyerah kepada tuan rumah Qatar 0-2.
Namun, dalam pertandingan kedua Indonesia bangkit dan menundukkan Australia 1-0.
Pada pertandingan ketiga atau terakhir, tim asuhan Shin Tae-yong menundukkan Yordania, 4-1.
Indonesia pun melaju ke perempat final sebagai runner-up grup.
Indonesia kemudian secara mengejutkan memulangkan Korea Selatan lewat adu penalti 11-10 setelah bermain 2-2 dalam waktu normal dan babak tambahan.
Sayang di semifinal Indonesia harus mengakui keunggulan Uzbekistan yang kemudian menjadi runner-up kejuaraan ini dengan skor 0-2.
Sementara dalam perebutan tempat ketiga, Marselino Ferdinan dan kawan-kawan menyerah dengan skor 1-2 melawan Irak.
Posisi keempat di Piala Asia U-23 membuat skuad asuhan Shin Tae-yong ini akan menghadapi Guinea di Clairefontaine, besok.
Pelatih Indonesia Shin Tae-yong menegaskan dirinya akan fokus menjaga kebugaran pasukannya.







