Baca juga: Gelar Patroli, Petugas Polsek Jaro Minta Para Remaja Nongkrong Sore Segera Pulang
Seperti diutarakan sebelumnya, Coach berharap tim asuhannya yang lolos ke perempat final sebagai runner up Grup A akan bertemu Jepang yang diperkirakan menjadi juara grup. Namun Korsel justru lolos sebagai juara Grup B untuk bertemu Indonesia.
“Mengenai perasaan saya, pelatih mereka (Hwan Sung-hon) dan juga Korsel adalah negara saya sendiri. Saya hanya ingin bertemu negara saya di final, itulah yang saya pikirkan sebelum kompetisi,” katanya.
Sayangnya, dugaan Shin meleset lantaran Indonesia harus berhadapan dengan Korsel lebih dahulu di perempat final. Meski demikian, dirinya tetap berusaha mengabaikan perasaannya dan berusaha semaksimal mungkin memenangkan laga tersebut.
“Tapi itu tidak terjadi, maka perasaan saya berat, tidak benar-benar gembira, tapi olahraga adalah olahraga, pertandingan adalah pertandingan. Kami akan melakukan yang terbaik untuk besok,” tandas Shin.
Gawang Timnas Korsel sebagai juara grup belum pernah kemasukan satu gol pun hingga saat ini. Karena itulah Coach Shin bertekad menyiapkan serangan sebaik mungkin untuk dapat menembus keperawanan gawang tim negeri ginseng itu.
“Itu akan sulit, tapi kami mempersiapkan detail-detail untuk mematahkan lini pertahanan Korsel. Sebab jika kamu tidak mampu mematahkan lini pertahanan Korsel, kamu tidak akan menang. Maka kami mempersiapkan diri untuk hal itu,” tuturnya.
Pertandingan perempat final Piala Asia U-23 antara Indonesia melawan Korsel akan dimainkan di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha. Jika Indonesia mampu menundukkan Korsel, maka akan melaju ke semifinal melawan pemenang Arab Saudi vs Uzbekistan. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko