Sementara itu, Kabid Pembudayaan Olahraga, Budiono mengatakan Jukung tradisional merupakan olahraga masyarakat Kalsel yang tentu terus dilestarikan Pemprov Kalsel melalui Dinas Pemuda dan Olahraga.
Selain melestarikan budaya, event ini merupakan sarana pembinaan dan pengembangan olahraga jukung tradisional yang disiapkan untuk mengikuti event tingkat daerah maupun nasional.
Lebih lanjut dijelaskannya, kegiatan seperti ini juga dapat menggerakan perekonomian masyarakat sekitar.
“Banyak tadi saya lihat dagangan warga sekitar dibeli para penonton kegiatan jukung,” ujarnya.
Ia pun bertekad untuk terus mengembangkan olahraga jukung tradisional ini melalui berbagai event, sehingga memberikan hiburan kepada masyarakat.
“Kami jajaran Dispora Kalsel akan terus mengembangkan olahraga tradisional jukung ini dan akan kita adakan didaerah lain nantinya,” ungkapnya.
Adapun peserta yang mengikuti sebanyak 64 tim dan dalam satu tim harus berjumlah 6 orang. (mc kalsel)
Editor: Erna Djedi







