WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Open House yang dilaksanakan Presiden Joko Widodo di Istana Negara Jakarta benar-benar meriah. Acara yang digelar untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1445 Hijriah itu memang diperuntukkan bagi siapapun yang ingin berlebaran sekaligus berhalal bihalal dengan Kepala Negara secara langsung. Open House dihadiri para pejabat negara dan para menteri Kabinet Indonesia Maju, termasuk Capres Terpilih Prabowo Subianto. Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengahdiri Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat open house Idul Fitri 1445H/2024 M di Istana Kepresidenan Jakarta. Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyebut, Prabowo telah menemui Jokowi sebelum open house dibuka. "Sudah, sudah duluan. Mungkin yang pertama kali ya. Pas saya datang, Pak Prabowo sudah ada," kata Budi di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (10/04/2024). Budi Arie mengaku tak tahu apa yang dibicarakan Jokowi dengan Prabowo di istana. Dia hanya memastikan pertemuan itu meruntuhkan kabar keretakan keduanya. Baca juga: Gubernur Kalsel Gelar Open House di Mahligai Pancasila "Pokoknya enggak ada itu (isu Jokowi dan Prabowo) enggak solid, bohong," ucapnya. Prabowo yang juga menjabat Menteri Pertahanan itu hadir bersama putranya, Didit Hediprasetyo dan ajudannya Mayor Teddy. Selain Menhan dan Menkominfo, hadir juga Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menko Polhukam Hadi Tjahjanto, dan Menteri PAN RB Abdullah Azwar Anas. Hadir juga Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan sejumlah pejabat negara lainnya. Sementara antusias warga yang ingin bertemu bahkan bersalaman dengan Presiden Jokowi, rela berbaris antri hingga keluar kawasan istana. Tak tanggung-tanggung, antrian warga sampai ke Jalan Juanda yang berada di luar lingkungan Istana. Masyarakat yang antusias sampai dorong-dorongan berebut menyalami Presiden Jokowi hingga siang tadi. Tak pelak jika aksi warga itu nyaris membuahkan kericuhan hingga Pasukan Pengamanan Presiden berusaha menertibkan mereka. Apalagi sampai ada yang akan menerobos pagar Istana. Kepala Biro Protokol Sekretariat Presiden, Mohamad Yusuf Permana meminta maaf karena pihak Istana Negara tidak bisa mengakomodir semua warga yang ingin hadir di open house Presiden Jokowi. Baca juga: Bupati Tanah Bumbu Gelar Open House di Istana Anak Yatim, Sampaikan Pesan ini ke Warga "Kami mohon maaf apabila tidak dapat mengakomodir semua kehadiran masyarakat. Tentu saja hal tersebut akan menjadi evaluasi bagi kami untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Masyarakat," kata Yusuf seperti dikutip Wartabanjar.com, Rabu (10/4/2024). Yusuf menyebut bahwa pihaknya sangat memahami antusias warga. Hanya saja, karena keterbatasan waktu Presiden Jokowi harus melaksanakan salat dhuhur, pihaknya terpaksa membatasi durasinya. "Kami sangat menghormati dan sangat menghargai serta mengucapkan terima kasih atas kepada masyarakat yang datang ke Istana. Sebagaimana yang telah kami sampaikan sebelumnya bahwa kami pun ada keterbatasan waktu, termasuk untuk persiapan salat zuhur," kata Yusuf. (Sidik Purwoko) Baca juga: Bernuansa Agamis, Kabupaten Tanah Bumbu Peringati HUT ke 21, Bupati Zairullah Azhar Berikan Pesan Khusus Editor: Sidik Purwoko