Hadiri Wisuda ke-16 Santri SPM Darussalam Tahfidz Martapura, Begini Pesan Gubernur Sahbirin Noor

WARTABANJAR.COM, MARTAPURAGubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menghadiri wisuda ke-16 Hufadz Al Qur’an Santri Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Darussalam Tahfidz di Martapura, Senin (08/04/2024). Acara tersebut bertepatan dengan malam ke-29 Ramadan 1445 hijriah yang penuh berkah.

Dalam sambutannya, Gubernur merasa bersyukur berkesempatan menghadiri wisuda para tahfidz Al Qur’an. Dirinya menegaskan bahwa pembangunan di Kalimantan Selatan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik semata, tetapi juga pembentukan mental.

“Pembangunan di Kalsel tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur fisik, tetapi juga pembentukan mental, dimana Tahfidz Al Qur’an dianggap sebagai laboratorium ilmu agama yang luar biasa dan menjadi prioritas utama pemerintah daerah” katanya seperti dikutip Wartabanjar.com.

Menurut sosok yang akrab disapa Paman Birin, sejarah Islam di Kalsel tak lepas dari peran dua ulama besar, yaitu Syekh Muhammad Arsyad AlBanjari atau Datu Kelampaian dan KH. Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani alias Abah Guru Sekumpul.

Baca juga: Bhabinkamtibmas Polresta Banjarmasin Patroli di Rumah Kosong yang Ditinggal Mudik

“Datu Kelampaian dan Abah Guru Sekumpul-lah yang memberikan warisan ilmu agama yang tak ternilai. Saya berharap para santri Tahfidz Darussalam akan menjadi pewaris dan penerus kebesaran para ulama tersebut,” ujar Paman Birin.

Gubernur menegaskan komitmen pemerintah daerah (Pemda) Kalsel untuk terus memprioritaskan pembangunan pondok pesantren. Hal itu dalam upaya mengembangkan ilmu agama dan memajukan pendidikan di Kalsel.

Baca Juga :   Warga Sekitar Dermaga Banjar Raya Heboh Rekam Tongkang Tabrak Kapal Ikan

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca