Ponpes Tanwirul Furqon Martapura Lahirkan Penghapal Al Quran

Salah satu peserta karantina, Muhammad, mengungkapkan perasaannya setelah berhasil menghafal 3 juz Al-Qur’an dalam waktu yang relatif singkat.

“Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Dulu saya merasa sulit untuk menghafal Al-Qur’an, tetapi dengan bimbingan dan dorongan dari para ustadz di sini, saya merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk terus meningkatkan kemampuan saya dalam menghafal dan memahami kandungan suci Al-Qur’an.”

Ustadz Abu Ghafuri Nurani, pendiri dan pemimpin Pondok Pesantren Desa Indrasari, menyampaikan harapannya terhadap para penghafal Al-Qur’an yang telah dilatih di pesantren ini.

“Kami berharap para penghafal Al-Qur’an yang telah kami latih di sini dapat menjadi teladan bagi masyarakat sekitar. Semoga mereka dapat mengamalkan dan menyebarkan nilai-nilai kebaikan yang mereka pelajari selama di sini, sehingga dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam masyarakat.” Dengan semangat dan komitmen seperti ini, Pondok Pesantren Desa Indrasari terus menjadi tempat yang berperan aktif dalam memperkuat pondasi keagamaan dan moralitas generasi muda.

Program karantina ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan penghafal Al-Qur’an yang handal, tetapi juga untuk menumbuhkan sikap dan karakter yang sesuai dengan ajaran Islam.

Para peserta diberi pemahaman yang mendalam tentang pentingnya akhlak mulia, kesederhanaan, dan rasa tanggung jawab sosial, tambahnya. (Kamarullah)

Editor Restu