Baca juga: Kemenag: Kemungkinan Idul Fitri 1445 DIrayakan Bersamaan
Ilham menjelaskan, kalau bangunan tersebut awalnya adalah kantin sekolahan, namun karena sudah tidak aktif lagi, maka dijadikan sebagai posko.
“Jadi semua peralatan yang ada di dalam posko, seperti mesin, selang, baju, dan peralatan BPK lainnya juga ikut hangus terbakar,” jelas Ilham.
Sementara itu, Petugas DPKP Kota Banjarmasin, Boy erlangga membeberkan, selain bangunan posko tersebut, sebagianbangunan sekolahan juga turut terdampak dalam kebakaran tersebut.
“Ada 3 ruang kelas yang atapnya juga ikut terbakar,” beber boy.
Boy. menuturkan, dalam upaya pemadaman di lapangan tidak ada kendala yang berarti, dan dapat berjalan dengan baik.
“Proses pemadaman sekitar 30 menit, dan air juga sedang pasang, jadi sumber air cukup mudah,” pungkasnya. (Iqnatius)
Editor: Sidik Purwoko







