Dalam sebuah pernyataan yang pada hari Kamis (14/3/2024), Abbas meminta Mustafa untuk menyusun rencana menyatukan kembali pemerintahan di Tepi Barat dan Gaza.
BACA SELENGKAPNYA DI SINI: Ekonom Mohammed Mustafa Ditunjuk Jadi PM Baru Palestina
Editor: Yayu







