WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Diduga ingin melakukan hendak tawuran, sebanyak empat puluh sembilan remaja diamankan jajaran Polsek Banjarmasin Tengah, sekira Pukul 04.00 Wita, Kamis (14/3). Para remaja tersebut diamankan di Jalan Mulawarman, tepatnya di depan SMAN 2 Banjarmasin, Kecamatan Banjarmasin Tengah. Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Sabana Atmojo mengatakan, para remaja tertangkap tangan ingin melakukan tawuran saat anggota Polsek Banjarmasin Tengah melakukan Patroli cipta kondisi di kawasan tersebut. "Ada 49 remaja yang diamankan, diantaranya 48 Laki-laki dan 1 Prempuan turut dengan barang bukti berupa sarung yang diisi dengan batu." ujar Kapolresta Banjarmasin. Baca juga: Satlantas Polres Banjarbaru Obok-obok Lokasi Balapan Liar, 74 Motor Diamankan Selain itu, petugas juga yang turut mengamankan 14 unit motor roda dua dan sebuah sepeda yang digunakan para remaja tersebut untuk tawuran. "Para remaja semuanya masih dibawah umur, dan kami lakukan pembinaan, serta pembekalan selanjutnya akan dilakukan pemanggilan para orang tuanya untuk pembinaan lebih lanjut." ucap Sabana. Sabana menyampaikan, Patroli cipta rasa aman pada bulan Ramadhan 1445 H terus pihaknya lakukan secara intens. "hal ini untuk mencegah, mengantisipasi, serta meminimalisir terjadinya gangguan kamtibmas khususnya aksi premanisme di Kota Banjarmasin yang kita cintai ini," kata Sabana. Kapolresta juga menghimbau, kepada seluruh masyarakat dan para orangtua di Kota Banjarmasin, turut berperan aktif dalam memperhatikan anak-anak kita. "Mari bersama-sama mencegah terjadinya perilaku terbilang dan mengikuti aksi premanisme serta tawuran di lingkungan kita," imbau Kapolresta. "Anak-anak adalah aset berharga bagi masa depan bangsa. Dengan memperhatikan mereka, kita turut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan kita," lanjutnya Ia berharap seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis bagi generasi muda. Mari kita jaga bersama keutuhan dan kedamaian wilayah kita. (iqnatius aprianus) Editor: Erna Djedi