Jemaah Pria Hendak Tarawih di Al Aqsa Dipukuli, Netanyahu Bersumpah Tuntaskan Rafah

Polisi Israel mengklaim pihaknya berupaya untuk ‘memungkinkan kebebasan beribadah di Bukit Bait Suci sekaligus memastikan keselamatan dan keamanan, sesuai dengan instruksi yang diberikan oleh kepemimpinan politik’.

Sementara itu, dilansir Aljazeera, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menegaskan kembali niatnya untuk menyerang Rafah dengan pasukan darat untuk “menyelesaikan tugas” melawan Hamas ketika sekutu AS mengatakan tidak ada rencana “kredibel” untuk melindungi lebih dari 1 juta warga sipil yang berlindung di sana.

Pertempuran sengit sedang berlangsung antara pejuang Palestina dan tentara Israel di dekat kamp pengungsi Jenin di Tepi Barat yang diduduki.

Tiga warga sipil Palestina telah ditembak dan dibunuh oleh pasukan Israel di Yerusalem Timur yang diduduki, termasuk seorang remaja laki-laki yang sedang bermain petasan.

Setidaknya 31.184 warga Palestina telah tewas dan 72.889 orang terluka dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober. Jumlah korban tewas di Israel akibat serangan Hamas pada 7 Oktober mencapai 1.139 orang dan puluhan orang masih ditawan. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi