“Selain itu, sahabat TiJe juga bisa jajan di area ritel/ komersial atau beribadah dulu di musala yang ada di beberapa halte Transjakarta,” tambahnya.
Tidak jauh berbeda seperti Transjakarta, MRT Jakarta juga memperbolehkan penumpang untuk berbuka puasa di dalam gerbong. Namun, membatalkan puasa hanya dengan air kemasan atau tumbler dan kurma.
“Selama bulan Ramadan, MRT Jakarta merapkan kebijakan untuk memperbolehkan teman-teman membatalkan puasa ketika berada di area berbayar stasiun serta di dalam Ratangga saat jam berbuka puasa telah tiba,” jelas akun MRT dalam caption unggahannya.
“Kamu dapat membatalkan puasa dengan mengkonsumsi air mineral/minum dalam tumbler dan kurma, ya,” sambungnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







