WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Diduga aksi kekerasan dialami oleh seorang remaja di Kota Banjarmasin. Aksi kekerasan itu dilakukan oleh sekelompok orang terhadap dua remaja. Kejadiannya terekam kamera CCTV sebuah mushala. Video rekaman CCTV tersebut beredar di media sosial dibagikan akun @dutatv_official. Dalam rekaman tersebut, tampak dua pria mengendarai motor tiba-tiba dipepet dan dihentikan oleh dua pria lain yang juga menggunakan motor. Terdengar dialog antara mereka, namun tidak jelas suaranya. Hanya seperti suara yang agak nyaring. Baca juga: Kades di Kotabaru Ditangkap Kasus Pil Koplo Kemudian terlihat kendaraan yang dirumpangi kedua remaja seperti goyang, seketika pula dua remaja itu loncat dari kendaraan dan meninggalkan motor mereka yang terjatuh. Masih terdengar suara teriakan dari pria yang menghadang tadi ke remaja yang berlari itu. Tak berapa lama datang pria berlari dan sejumlah motor, diduga rekan dari orang yang menghadang dua remaja tersebut. Di antara motor yang datang tersebut pengemudinya adalah perempuan. Tidak lama kemudian para penyerang ini kemudian pergi dari lokasi tersebut dan membawa motor remaja yang ditinggalkan itu. Usai orang-orang yang menghadang dua remaja itu, tampaknya juga masih muda. Sementara itu, dari keterangan yang diunggah akun @dutatv_official kejadian tersebut diduga merupakan aksi begal. "Ingin pulang makan sahur, RZ ditikam dan motornya dirampas orang tak dikenal," tulis akun ini yang diunggah sekitar satu jam yang lalu. Disebutka lagi, RZ(17) warga Banjarmasin mengalami tindak kejahatan yang diduga "Begal" di Kawasan Cempaka Sari 4 Kelurahan Basirih Banjarmasin Barat, Minggu dini hari (25/2/24). "Kejadian tersebut dialami RZ yang saat itu berboncengan dengan temannya untuk pulang makan sahur kerumah sang teman," tulis akun ini lagi. Namun, saat berada di lokasi kejadian RZ dan temannya dicegat orang tak dikenal sebanyak 6 orang yang terdiri dari laki laki dan perempuan, yang salah satunya langsung menikam korban dan meramaps serta membawa pergi kendaraan korban. "Aksi kejahatan tersebut terkam jelas oleh cctv mushola didekat lokasi kejadian, dan kasus ini sedang dalam penyelidikan pihak kepolisian," tutup akun ini. (ernawati) Editor: Erna Djedi