Amalan Sedekah di Malam Nisfu Sya’ban

يَمْحُوا۟ ٱللَّهُ مَا يَشَآءُ وَيُثْبِتُ ۖ وَعِندَهُۥٓ أُمُّ ٱلْكِتَٰبِ

Arab-Latin: Yam-ḥullāhu mā yasyā`u wa yuṡbit, wa ‘indahū ummul-kitāb

Artinya: Allah menghapuskan apa yang Dia kehendaki dan menetapkan (apa yang Dia kehendaki), dan di sisi-Nya-lah terdapat Ummul-Kitab (Lauh mahfuzh).”

Di malam Nisfu Sya’ban ada yang nasibnya dihapuskan Allah SWT. Ada yang ditetapkan Allah SWT.

“Ada nasib jelek diganti yang bagus. Ada yang bagus diganti yang jelek,” ucapnya.

Nabi Muhammad SAW ketika menceritakan ayat ini mengatakan ada waktu dimana Allah SWT menghapus nasib hambaNya dan ada pula menetapkan.

“Nabi cerita itu terjadi pada malam Nisfu Sya’ban,” ucapnya dalam tausiah.

Sayyid Muhammad Alawi al-Maliki dalam karyanya Madza Fi Sya’ban menjelaskan amalan yang dapat dilakukan di malam Nisfu Sya’ban :

1. Memperbanyak istighfar karena berdasarkan hadis riwayat Ibnu Majah, malam ini adalah malam ampunan bagi mereka
yang banyak beristighfar.
2. Memperbanyak dzikir baik sendiri atau berjamaah.
3. Memperbanyak doa.
4. Memperbanyak bacaan shalawat.
5. Memperbanyak bacaan Alquran. Dalam tradisi di Indonesia, biasanya malam Nisfu Syaban diisi dengan pembacaan surat Yasin sebanyak tiga kali dengan niat yang berbeda;
• Yasin pertama dibaca dengan niat agar dipanjangkan umur dalam taat.
• Yasin kedua dengan niat agar dikaruniai rezeki yang halal dan berkah.
• Yasin ketiga dengan niat agar dianugerahi kematian husnul khatimah dan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat.
6. Membaca doa malam Nisfu Syaban.
mulia Nisfu Syaban.

Editor Restu