“Ditemukan oleh tim gabungan dalam keadaan meninggal dunia sejauh 300 meter dari titik nol,” ujar Al Amrad dalam rilisnya.
Usai ditemukan, korban yang merupakan berprofesi sebagai pendulang intan tersebut dibawa turun ke posko utama dengan berjalan kaki.
“Kita harus menempuh perjalanan selama 2 jam dari TKP ke posko utama dan akan dibawa ke Rumah Sakit Kandangan,” ungkapnya.
Sekedar informasi, Halidi (62) dinyatakan hanyut dalam perjalanan pulang saat menyeberang Sungai Mangapan. Pada saat itu, arus Sungai Mangapan cukup deras dan ketinggian air cukup dalam. (nurul octaviani)
Editor: Erna Djedi







