WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN, Poros jalan bypass dari Ibukota Provinsi Kalsel di Banjarbaru yang melintasi wilayah Awang Bangkal menuju Batulicin Tanah bumbu Kalimantan Selatan  merupakan jalan  untuk menunjang akses menuju Ibukota Nusantara (IKN) di Penajam, Paser Utara, Kalimantan Timur. Pembangunan infrastruktur jalan bypass atau penghubung bebas hambatan dari Banjarbaru ke Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu ini diharapkan segera rampung, agar bisa dinikmati masyarakat. Sebagai Mantan Bupati Tanah Bumbu periode 2018—2021, H Sudian Noor melihat perlunya percepatan dorongan Wakil Rakyat di DPR RI untuk segera menyelamatkan desa-desa terisolir seperti Rantau Balai, Bunglai, Apuai, Tiwingan Baru, Rantau Bujur, Sungai Luar, dan lain-lain. "Dengan dorongan saya sebagai wakil rakyat nanti dipusat, progress pembangunan jalan bypass Tanah Bumbu Banjarbaru segera rampung, selama ini permasalahan kita adalah keterbatasan anggaran,dan itu akan saya perjuangkan," katanya melalui rilis yang diterima wartabanjar.com, Kamis (18/1/2024). Baca Juga : Tabrakan Toyota Fortuner vs Isuzu ELF di Km 29 Banjarbaru, Ada yang Tewas Diduga Sopir Menurut H Sudian Noor, selama ini Pemerintah Daerah berjalan tergopoh-gopoh menyelesaikan pembangunan jalannya sejauh 104.85 KM, meski mereka mengaku proyek pengerjaannya sudah mencapai 65 persen. Saat ini, belum ada bantuan dana dari Pemerintah Pusat, namun Sudian Noor akan berjuang untuk meminta bantuan dana melalui Kementerian PUPR. “Memang saat ini anggaran murni dari APBD Kalsel dan tidak ada bantuan dari pusat. Tapi saya akan berusaha juga minta bantu dengan pihak Kementrian PUPR,” tegasnya. Pengerjaan yang dilakukan secara bertahap ini pada tahun anggaran 2023 dianggarkan kurang lebih sebesar Rp 150 Miliar untuk pengerjaan perbaikan jalan lanjutan dan pengerjaan jembatan beserta box pada tengah-tengah ruas jalan yang menghubungkan Banjarbaru dan Batulicin. Pria yang akrab disapa H Dian ini menambahkan, pekerjaan rumah pemerintah bukan hanya merampungkan Pembangunan infrastruktur jalan bypass, namun juga membangun ekonomi sejumlah desa yang nantinya akan terbuka. "Saya memiliki solusi untuk percepatan ekonomi disana, agar dampak dari IKN akan sangat terasa," tutupnya. (Advertorial) Editor : Hasby