WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Cukup mengejutkan, pengungsi etnis Rohingya yang masuk Indonesia di antaranya ada yang mengantongi KTP elektronik (e-KTP).
E-KTP yang dimiliki sekitar delapan orang warga Rohingya itu diduga palsu.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan keprihatinannya atas kejadian ini.
Diketahui, delapan pengungsi etnis Rohingya ke wilayah Nusa Tenggara Timur dengan menggunakan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik palsu yang diduga dibuat di Kota Medan, Sumatera Utara.







