ASI mengandung zat gizi yang penting dan melindungi bayi dari infeksi.
3. Pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi Setelah 6 bulan, mulai berikan MPASI pada anak.
Perkenalkan berbagai jenis makanan seperti buah-buahan, sayuran, sumber protein, biji-bijian, dan makanan yang mengandung zat besi.
Pastikan makanan yang diberikan bervariasi dan bergizi seimbang. Nah, ini Berbagai Makanan Sehat untuk Balita agar Tumbuh Optimal.
4. Makanan bergizi sepanjang masa kanak-kanak
Lanjutkan memberikan makanan bergizi sepanjang masa kanak-kanak.
Pastikan mereka mendapatkan asupan yang cukup dari berbagai kelompok makanan, termasuk protein, karbohidrat, lemak, sayuran, buah-buahan, dan susu.
5. Kebersihan dan sanitasi yang baik
Kebersihan nyatanya menyumbang risiko stunting. Itu sebabnya, jaga kebersihan dan sanitasi di sekitar anak.
Pastikan air untuk minum dan mencuci makanan benar-benar bersih dan. Latih anak untuk mencuci tangan sebelum makan dan setelah menggunakan toilet.
6. Perhatikan kualitas air minum
Pastikan air minum yang anak konsumsi aman dan terbebas dari kontaminan.
Jika air sumur atau sumber air lainnya tidak aman, rebus air atau atau gunakan alat pemurni air.
7. Akses ke pelayanan kesehatan yang baik untuk mencegah stunting
Orang tua juga harus memastikan anak mendapatkan akses ke pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Periksakan secara rutin ke dokter atau puskesmas untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.
Pemeriksaan yang teratur bisa mendeteksi masalah pertumbuhan lebih awal dan cepat teratasi.
8. Pendidikan dan pemahaman tentang gizi untuk mencegah stunting
Tingkatkan pemahaman keluarga tentang pentingnya gizi yang baik dan cara memenuhi kebutuhan gizi anak.
Pendidikan tentang pola makan yang sehat dan bergizi dapat membantu keluarga mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat sekaligus mencegah stunting. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







