Orangtua Wajib Tahu, Dampak Stunting pada Anak, Berikut 8 Tips Mengatasinya

4. Berisiko mengidap berbagai penyakit
Anak yang stunting berisiko tinggi mengidap penyakit kardiovaskular saat dewasa, seperti jantung koroner dan stroke.

Selain itu, berbagai risiko kesehatan lainnya yang juga bisa terjadi pada pengidap stunting, antara lain diabetes mellitus, hipertensi, dan anemia.

Tips Mencegah Stunting pada Anak
Ada sejumlah upaya yang bisa orang tua lakukan untuk mencegah stunting pada anak:

1. Memenuhi nutrisi selama masa kehamilan untuk cegah stunting Nutrisi yang baik selama kehamilan sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin. Konsumsi makanan bergizi seperti buah-buahan, sayuran, protein, zat besi, asam folat, dan kalsium selama kehamilan.

Ibu juga bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan terkait makanan dan suplemen apa yang paling dibutuhkan. Ini adalah langkah pertanya pencegahan stunting.

2. ASI eksklusif selama 6 bulan pertama
Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan terbaik untuk bayi. Memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi membantu memenuhi kebutuhan nutrisinya secara optimal.

ASI mengandung zat gizi yang penting dan melindungi bayi dari infeksi.

3. Pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang bergizi Setelah 6 bulan, mulai berikan MPASI pada anak.

Perkenalkan berbagai jenis makanan seperti buah-buahan, sayuran, sumber protein, biji-bijian, dan makanan yang mengandung zat besi.

Pastikan makanan yang diberikan bervariasi dan bergizi seimbang. Nah, ini Berbagai Makanan Sehat untuk Balita agar Tumbuh Optimal.