WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Lomba How To fight Fighter (HTF) digelar di kawasan Siring Kota Banjarmasin, pada Senin (11/12) pagi. Kegiatan tersebut merupakan lomba ketangkasan dalam rangka memperingati HUT ke-62 Korem 101/Antasari. Sebanyak 86 peserta harus melewati tantangan seperti menyeberangi sungai Martapura, menyeberangi jempatan tali, dan lari. Juara Lomba HTF, Robert mengucap syukur dirinya bersama rekannya berhasil meraih juara dalam lomba tersebut. Baca Juga Dua Pengedar Sabu Diringkus Satresnarkoba Polres Tanbu “Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami, dan kita juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Korem 101/Antasari yang telah menggelar lomba ini,” ucap Robert. Ia juga mengungkapkan, dalam lomba tersebut dirinya bersama rekannya sempat mengalami kesusahan saat menyeberangi sungai demgan menggunakan dayung. “Karena harus kerja sama tim, dan juga melawan arus, jadi itu menjadi tantangan yang lumayam berat dalam lomba kali ini,” ungkapnya. “Namun untungnya kami bisa bekerja sama dengan baik, sehingga berhasil meraih gelar juara dalam lomba kali ini,” ujarnya. Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Ary Aryanto mengatakan, dalam rangka HUT ke-62 ini pihaknya menggelar lomba-lomba yang berhubungan dengan kearifan lokal. “Jadi dalam lomba ini diawali dengan lomba dayung menyeberang Sungai Martapura, lalu ada menyeberang jembatan tali, dan diakhiri dengan lari,” ujar Danrem, kepada awak media. Lebih lanjut, Brigjend TNI Ary menuturkan, lomba ini digelar menyesuaikan dengan ciri khas masyarakat Kalsel, yaitu ramah, religius, dan petarung. “Jadi disini kita bisa melihat semangat para peserta dalam bertarung, sesuai dengan ciri khasnya orang Banjar,” tutur Brigjend TNI Ary. Brigjend TNI Ary juga mengatakan, lomba ini juga bertujuan untuk memupuk rasa kerja dan kepedulian antar sesama peserta. “Karena dalam lomba ini sangat diperlukan kerja sama tim, agar bisa melalui tantangan yang ada, terutama saat menyeberang sungai melawan arus dengan menggunakan dayung,” kata Brigjend TNI Ary. Selain itu, ucap Danrem, sebelumnya pihaknya juga menggelar bersih-bersih di sungai, got, dan tempat lainnya, untuk mengantisipasi terjadinya banjir. “Kalau beberapa waktu lalu kita sudah berjibaku melawan karhutla, sekarang kita juga berusaha untuk mengantisipasi terjadinya banjir,” ucap Danrem. Brigjend TNI Ary berharap, di usia Korem yang ke-62 tahun ini, dan juga adanya kegiatan lomba ini bisa lebih mendekatkan diri lagi antara TNI dan masyarakat. “Dan semoga kegiatan seperti ini juga bisa terus berlanjut hingga kedepannya, agar kedekatan TNI dan masyarakat bisa terus terjaga dengan baik,” harap Ary. (Iqnatius) Editor Restu