WARTABANJAR.COM, PENAJAM PASER UTARA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) mengapresiasi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Launching Desa Anti Korupsi, di Desa Tengin Baru, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Selasa (28/11/2023).
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Nurul Fajar Desira mewakili Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor di kesempatan ini mengatakan pihaknya sangat mendukung hadirnya Desa Anti Korupsi di Provinsi Kaltim dalam membangun integritas untuk pencegahan korupsi.
Fajar menyampaikan, upaya pemberantasan korupsi merupakan langkah yang bersifat menyeluruh, sistematis dan berkesinambungan, sehingga diperlukan dukungan manajemen tata kelola pemerintahan yang baik dan budaya kerja agar mampu meminimalisir potensi tindakan korupsi serta membuka ruang bagi peran serta dalam pengawasan yang dilakukan oleh publik.
“Sehingga kita akan terus berupaya mewujudkan reformasi birokrasi dalam menciptakan good governance dan clean government, guna membangun budaya birokrasi yang bersih dan bebas dari korupsi,” tutur Fajar, dikutip dari laman Pemprov Kalsel, Kamis (30/11/2023).







