4. Antioksidan untuk mata
Putih telur juga kaya akan antioksidan terutama untuk mata, sehingga melindungi kesehatan mata terutama mencegah katarak dan penurunan fungsi mata akibat usia.
Mengonsumsi putih telur satu kali sehari dapat memaksimalkan manfaat putih telur sebagai antioksidan untuk mata.
5. Meminimalisir masalah pada jantung
Mengonsumsi putih telur dapat membantu mengurangi masalah pada jantung dengan jumlah kadar lemak yang rendah, sehingga mencegah stroke.
Selain itu, kandungan kalium yang terdapat pada putih telur dapat melindungi jantung, menguatkan tulang, serta memaksimalkan fungsi organ-organ dalam tubuh lainnya.
6. Mengencangkan kulit wajah
Selain mendapatkan manfaat lewat mengonsumsinya langsung, putih telur juga bermanfaat untuk mengencangkan kulit wajah.
Caranya dengan menggunakan putih telur sebagai masker.
Tipsnya adalah oleskan putih telur menutupi wajah secara utuh, baru diamkan sampai putih telur benar-benar mengeras baru kemudian wajah dicuci bersih.
Kalau kamu mengalami problem jerawat, bisa mencampurkan perasan jeruk nipis ke dalam putih telur sebelum akhirnya mengaplikasikannya ke wajah.
7. Membantu menjaga berat badan sekaligus memberikan energi pada tubuh
Menjalani diet, membatasi asupan makan dan memilih-milih makanan terkadang membuat kamu merasa seolah kekurangan energi.
Tidak halnya dengan mengonsumsi putih telur, dikarenakan mengonsumsi putih telur dapat memberikan efek kenyang dan sumber energi dahsyat dengan kandungan Vitamin A, Folat, Vitamin B5, Vitamin B12, Vitamin B2, fosfor dan selenium.
Walaupun ada banyak manfaat putih telur, tetap saja mengonsumsinya berlebihan tidak disarankan. Apalagi kalau ternyata kamu alergi terhadap telur.
Gejala umum kalau kamu alergi terhadap putih telur adalah gatal-gatal pada kulit, timbulnya bercak-bercak merah di kulit, sampai kepada rasa mual, muntah, bahkan diare.
Perhatikan juga cara pengolahannya untuk mendapatkan manfaat maksimal dari telur.
Pilih minyak yang memang benar-benar sehat dan alami, serta pertimbangkan makanan pendamping untuk telur tersebut.
Kalau pilihanmu jatuh kepada makanan berlemak, sama saja dengan kehilangan manfaatnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







