Baca juga: Dugaan Hoax Rocky Gerung, Penyidik Telah Periksa 61 Saksi
Evakuasi massal tersebut digambarkan oleh Israel sebagai tindakan sukarela, namun bagi beberapa orang yang keluar dari RS Al-Shifa digambarkan sebagai tindakan paksa.
“Kami pergi dengan todongan senjata,” kata Mahmoud Abu Auf kepada The Associated Press melalui telepon setelah dia dan keluarganya meninggalkan rumah sakit itu.
Tim PBB yang berkunjung ke RS Al-Shifa setelah evakuasi mengatakan masih ada 25 staf medis yang tersisa, bersama dengan para pasien. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi






