“Namun, masih ada lebih dari 20.000 orang yang terluka di Gaza dan memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan akibat pengepungan tersebut,” katanya.
Staf MSF Palestina masih memberikan perawatan di wilayah tersebut, tambahnya, dan tim internasional lainnya sedang menunggu untuk memasuki wilayah tersebut untuk menggantikan mereka yang pergi “segera setelah situasinya memungkinkan.”
Organisasi tersebut selanjutnya menyerukan agar lebih banyak orang dievakuasi, serta gencatan senjata dan agar lebih banyak bantuan penting diizinkan masuk.
“Mereka yang ingin meninggalkan Gaza harus diizinkan melakukannya tanpa penundaan lebih lanjut. Mereka juga harus diberi hak untuk kembali,” kata pernyataan itu. (ernawati)
Editor: Erna Djedi







