WARTABANJAR.COM, SERUYAN – Pasca rusuh saat unjuk rasa di area perkebunan sawit di Desa Bangkal, Seruyan, Kalimantan Tengah, hingga ada warga yang tertembak, mendapat perhatian Polda.
Polda Kalteng menurunkan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak).
Bidpropam melaksanakan pemeriksaan terhadap senjata peralatan yang digunakan personel dalam pengamanan di PT Hamparan Masawit Bangun Persada I (PT HMBP I), Selasa (10/10/23) pagi.
Pemeriksaan senjata tersebut, dipimpin langsung oleh Kabidpropam Polda Kalteng Kombes Pol Raden Fery Indarmawan, diwakili Kepala Bagian (Kabag) Penegakkan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) Subbid Provos, Polwan AKP Katemi.
Baca juga: TEGAS! KPU Tetap Pegang Batas Usia Capres-Cawapres Minimal 40 Tahun
Kapolda Kalteng, Irjen Pol Nanang Avianto, melalui Kabidhumas, Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan, jika sidak ini bertujuan untuk memastikan jika senjata dan peralatan yang digunakan personel pengamanan telah sesuai standar.






