“Cukup sudah. Hari ini rakyat mendapatkan kembali revolusi mereka,” ujarnya Deif dikutip dari Associated Press, Sabtu.
Sementara itu dilansir Arab News, setidaknya 200 warga Israel tewas dalam serangan perlawanan Palestina, kata layanan ambulans Israel. Lebih dari 1.100 warga Israel terluka, kata kementerian kesehatan, sementara puluhan orang disandera, menurut laporan.
Serangan tersebut menandai infiltrasi yang belum pernah terjadi sebelumnya ke dalam Israel oleh kelompok bersenjata Hamas yang jumlahnya tidak diketahui dan menyeberang dari Jalur Gaza, dan merupakan pukulan terberat bagi Israel dalam konflik dengan Palestina sejak bom bunuh diri pada Intifada Kedua sekitar dua dekade lalu. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







