WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pembangunan Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari di Area Perkantoran Pemprov Kalsel Banjarbaru masih terus berlanjut.
Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kalsel Ryan Tirta Nugraha menyampaikan, Masjid Raya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini dilaksanakan secara multiyears.
Dimulai pada 2023 dengan anggaran Rp 80 miliar kemudian tahun berikutnya Rp 41 miliar dengan luasan areal 11,75 hektare, luas bangunan 4.650 meter persegi dan mampu menampung 3.000 orang.
“Selain bangunan masjid, juga dibangun sarana pendukung bahkan ada danau atau embung. Masjid Raya Syekh Arsyad Al Banjari bakal berbentuk limas dengan sistem sirkulasi dan pencahayaan dilakukan secara terbuka,” katanya.
Baca Juga
Mahasiswa Poltek Tala Tewas Kecelakaan di Pulau Sari
Menurutnya, penamaan Masjid Syekh Arsyad Al Banjari adalah salah satu bentuk penghormatan kepada ulama besar asal Kalsel yang lahir di Lok Gabang, Martapura, Kabupaten Banjar, pada 17 Maret 1710.







