WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Temuan mayat seorang pria gegerkan warga Jalan Iman Bonjol Rt 17, Kelurahan Teluk Dalam, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin pada Rabu (27/9) sore. Informasi dihimpun, pria tersebut adalah Sirajudin (58), yang dikenal oleh warga dengan sapaan Irad ditemukan dalam kondisi mengeluarkan bau yang tidak sedap. Menurut penuturan warga setempat, Nanang Arifin, ia yang menemukan jasad Irad sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam rumahnya. Baca Juga Breaking News Temuan Mayat di Jalan Imam Bonjol Banjarmasin Penemuan tersebut, lanjut Nanang, berawal saat dirinya ingin membayar sewa kontrakan kepada Irad. “Saya niatnya mau membayar kontrakan. Waktu saya ketok-ketok pintu rumahnya, tidak ada yang menjawab,” tutur Nanang. “Lalu saya pun coba mengecek dengan cara naik ke lantai dua rumahnya dari rumah saya, karena rumah kontrakan saya bersambung dengan rumahnya,” lanjutnya. Saat berhasil masuk ke rumah Irad, Nanang mendapati kalau Irad sudah dalam kondisi tidak bernyawa, dan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Melihat hal tersebut, Nanang pun langsung memanggil warga setempat, dan melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian. Nanang juga mengungkapkan, kalau dirinya terakhir bertemu dengan Irad, kurang lebih sekitar tujuh hari yang yang lalu. “Sudah semingguan dia tidak ada keluar rumah, dan saya tidak ada bertemu dengan dia (Irad),” ungkap Nanang. Ia juga mengucapkan, juga tidak tahu secara pasti apakah Irad memiliki riwayat penyakit atau tidaknya. “Mungkin saja bisa ada, karena jugakan orangnya sudah tua, bahkan untuk pendengarannya pun sudah menurun,” ucapnya. Nanang juga membeberkan, kalau Irad itu tinggal sendiri di rumah tersebut, sementara untuk anak-anaknya sudah tinggal terpisah dari Irad. “Anaknya juga jarang kesini, paling-paling sekali atau dua kali dalam sebulan mereka ke sini,” beber Nanang. “Setahu saya dia ini sudah tidak bekerja lagi, dia cuma mengambil uang sewa rumah kontrakan saja tiap bulannya,” sambungnya. Selang beberapa waktu pihak kepolisian pun sampai ke lokasi kejadian, dan melakukan olah TKP dan Identifikasi terhadap jasad Irad. Selanjutnya, jasadnya pun langsung dievakuasi ke Ruang Instalasi Pemulasaran Jenazah RSUD Ulin, guna menjalani visum. (Iqnatius) Editor Restu