Siswa Madrasah Dikenal Pendiam dan Sopan Mendadak Clurit Guru, Ini Motifnya

Baca juga: VIRAL! Acil Warung Berpakaian Seksi Duduk di Pangkuan Pengunjung Pria

“Pelaku tidak bisa mendapatkan izin dari guru (korban) kemudian kembali ke rumah. Ternyata sekitar jam 09.00 pelaku mengambil sabit yang ada di dalam rumah dan dibawa, disembunyikan belakang punggung dan berangkat sekolah dengan mengendarai motor. Setelah sampai di sekolah, pelaku masuk dan menemui korban lalu tidak basa-basi mengatakan salam langsung melakukan penganiayaan,” ujarnya Winardi saat rilis kasus di Mapolres Demak, Selasa (26/9/2023).

Sementara itu, warga setempat yang sering nongkrong di kantin sekolahan mengatakan bahwa MAR merupakan seseorang yang pendiam serta sopan. Deni tak menyangka jika MAR melakukan hal tersebut.

“Saya duduk di sini terus lihat ada yang jatuh terus saya lari ke sana tiba-tiba sudah kebacok. Kondisi korban sudah luka luka Mas, awalnya duduk di sini, enggak ikut ujian, siswa yang lain ya histeris, pada pingsan, pelakunya baik, sopan, enggak nyangka punya kelakuan seperti itu, tega sampe seperti itu, ya mungkin sakit hatilah, enggak bisa ikut ujian, orangnya pendiam, sopan, gak pernah aneh aneh,” ujar Deni saat ditanya di lokasi.

Pelaku kini dikoordinasikan ke Dinas Sosial karena masih di bawah umur. Namun, tetap disangkakan dengan Pasal 355 ayat (1) KUHPidana Subsidair Pasal 354 ayat (1) KUHPidana subsidair Pasal 353 ayat (2) KUHPidana. (ernawati)

Editor: Erna Djedi