MUI Sindir Dai Kenakan Tarif Saat Berdakwah : Hilang Kemuliaan

Buya Amirsyah menekankan bahwa tugas sebagai dai sangat mulia. Oleh karena itu, ia menegaskan kembali agar para dai tidak boleh memasang tarif untuk berdakwah.

Jika masih memasang tarif, jelasnya, bukan hanya kemuliaan yang hilang, tetapi juga bakal tidak dihargai oleh umat dan bangsa.

“Saking mulianya, gausah minta tarif. Kalau ada penceramah minta tarif, nanti lama-lama ga dihargai,” paparnya.

Buya Amirsyah mengingatkan, para dai memang sangat penting memiliki pemahaman keagamaan yang baik seperti pemahaman Alquran dan Hadist.

Tapi disisi lain, kata Sekjen MUI, para dai juga diharapkan memiliki pemahaman terkait berbagai persoalan yang terjadi di masyarakat.

“Salah satu tanggung jawab ulama untuk meluruskan bagi pemahaman yang nyeleneh. Banyak isu di masyarakat yang harus cepat memberikan perlindungan kepada masyarakat,” tuturnya. (MUI)

Editor Restu