Untuk itu, dengan usaha dan semangat, semua yakin Kalsel mampu menyiapkan 100 ribu hektare dalam mendukung ketahanan pangan nasional terkhusus banua.
“Biarkan padi menguning untuk kesejahteraan rakyat,” terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman mengungkapkan saat ini Kalsel menduduki peringkat pertama untuk Gerakan Nasional tanam padi serentak di Indonesia.
“Dari Juli hingga pertengahan September 2023, Kaldel sudah terealisasi 65 ribu Ha dari target 100 ribu Ha. Sisanya akan direalisasikan sampai pertengahan Oktober,” tuturnya.
Ia mengatakan, tanam padi kali ini dilaksanakan di kelompok tani hidup baru dengan lahan yang digarap 40 Ha dan untuk bibit, benih, pupuk serta obat-obatan akan diberikan secara gratis melalui Anggaran Perubahan dan Belanja Daerah Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2023.
“Silahkan para petani apabila ingin menanam sebanyak – banyaknya. Karena akan kami sediakan kebutuhan kalian,” pungkasnya. (MC Kalsel).
Editor Restu







