Terkait kebakaran yang sempat terjadi di Tahura Sultan Adam, dikatakan Fathimatuzzahra, berhasil diatasi berkat kerjasama tim gabungan.
“Alhamdulillah, dengan bantuan tim gabungan, baik dari Brigdalkarhutla Dishut dan Tahura, Polhut, TKPH, karyawan Dishut dan Satgas Tahura Sultan Adam, BPBD Kalsel dan kab/kota, Manggala Agni, Damkar dan melibatkan seluruh Masyarakat Peduli Api (MPA) di bawah naungan Tahura Sultan Adam dan dukungan suplai air dari beberapa mobil tangki milik Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup dan lainnya serta dibantu dengan mengerahkan berupa dua Helikopter Water Bombing milik BNPB dan Satgas Darat bisa ditangani dengan cepat penanganan Karhutla yang terjadi di kawasan Tahura Sultan Adam,” paparanya.
“Hal ini juga, sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor agar SKPD Pemprov Kalsel Ikut aktif dalam membantu penanganan Karhutla,” lanjut dia.
Disampaikan Fathimatuzzahra, pihaknya langsung melakukan evaluasi bersama mengenai langkah apa yang akan dilakukan selanjutnya akibat terjadinya Karhutla sehingga dari kawasan wisata Tahura Sultan Adam Mandiangin sementara ditutup bagi pengunjung hingga waktu yang tidak bisa ditentukan.
“Alhamdulillah, dari kejadian Karhutla tidak sampai membakar fasilitas wisata yang ada di kawasan Tahura Sultan Adam,” ungkap Fathimatuzzahra. (ernawati)
Editor: Erna Djedi







