Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 Wita, mengharuskan semua warga binaan mengisi informed consent sebagai persetujuan tindakan, dan menerima konseling yang disampaikan oleh petugas kesehatan.
Kemudian dilakukan pengambilan darah untuk tes HIV/AIDS maupun IMS untuk diketahui hasilnya.
“Kegiatan ini dilakukan berkala, dan harapkan kita bisa memonitor kesehatan warga binaan, sebagai upaya pencegahan berkembangnya pencakit menukar, HIV maupun IMS yang bisa menurunkan derajat kesehatan warga binaan,” tutur Petugas Kesehatan Poliklinik Lapas Narkotika Karang Intan, Anjar Ani.
Pelaksanaan giat berlangsung aman dan lancar. Sedang untuk hasil pemeriksaan bersifat rahasia dan hanya boleh diketahui petugas kesehatan dan peruntukan hal kesehatan. (ernawati)
Editor: Erna Djedi







