Terungkap, Pelaku Pembakaran Rumah di Jalan Muhajirin di Pekauman Banjarmasin Selatan
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Warga Jalan Muhajirin, Gang Hasanuddin Rt 21, Kelurahan Pekauman, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, digegerkan dengan adanya kobaran api di salah satu rumah warga, Senin (28/8/2023) pagi.
Informasinya yang dihimpun, kejadian tersebut diduga karena sengaja dibakar oleh salah seorang warga setempat.
Dia adalah MF (22), warga setempat sekaligus penghuni rumah yang terbakar itu, yang diduga memiliki gangguan kejiwaan.
Menurut penuturan dari nenek MF, Hj Zaenab, saat itu dirinya sedang berdagang di pasar.
Baca juga: Geger! Api Nyaris Berkobar di Jalan Muhajirin Pekauman, Diduga Sengaja Dibakar
Kemudian mendapat informasi, cucunya diamankan oleh warga setempat, lantaran karena diduga melakukan pembakaran rumah.
Mendengar hal tersebut, lantas Zaenab pun langsung mendatangi ke lokasi, dan mendapati kalau sebagian dapur rumahnya sudah terbakar.
“Saya juga tidak sempat bertemu dengan MF, karena sudah diamankan ke Polisi,” ujar Zaenab, kepada wartabanjar.com, di lokasi kejadian.
Lebih lanjut, Zaenab menjelaskan, saat kejadian MF sedang sendirian di rumah tersebut, sementara penghuni yang lain sedang keluar untuk bekerja.
“Dia memang ada memiliki sedikit gangguan, karena biasanya kalau kami ingin keluar saya kasih obat biar tidur, jadi aman saja kami tinggal, namun hari ini saya juga lupa memberikan obatnya,” jelas Zaenab.
Baca juga: Geger, Lahan di Samping GOR Hasanuddin HM Banjarmasin Terbakar
“Sebelumnya MF ini juga sudah beberapa kali diantar ke RS Sambang Lihum untuk menjalani perawatan,” tambahnya.
Ia mengungkapkan, sebenarnya MF anak baik saja orangnya, namun lantaran karena pergaulannya yang tidak baik, sehingga terpengaruh Lem Fox.
“Dia itu sudah ketergantungan dengan lemnya itu, makanya jadi seperti itu kondisinya, sudah beberapa kali diantar ke RS Sambang lihum, namun kondisinya sebentar baik nanti kembali lagi,” ucapnya.
Untungnya dalam kejadian tersebut tidak sempat membesar dan menyebar ke bagian rumah warga yang lainnya.
“Iya untungnya sempat dimatikan warga setempat apinya, karena sempat mencium bau hangus, jadi tidak sempat membesar,” pungkasnya. (iqnatius aprianus)