“Adapun perkembangan penyaluran KPR subsidi program FLPP dan Tapera sejak Januari sampai Agustus sebanyak 960 nasabah yang 175 di antaranya ASN,” kata Mursyidah Aminy.
Menurutnya, melalui REI Kalsel sebesar 63 persen dari total akad nasabah KPR Subsidi. Telah direalisasikan pula akad KPR Subsidi sebanyak 216 unit yang 20 di antaranya nasabah Tapera.
Selain itu, sebagai bahan perbandingan, sebelum dilakukan kerja sama Pemprov Kalsel, BP Tapera dan Bank Kalsel, nasabah KPR subsidi Bank Kalsel pada 31 Agustus 2022 terjadi peningkatan menjadi 5.673 nasabah atau 45 persen.
Terpisah, Ketua DPD REI Kalsel Ahyat Sarbini menjelaskan, tahap awal ada 150 akad yang dilaksanakan.
“Hal ini akan terus berlanjut, REI terus mendukung program satu juta rumah termasuk di Kalsel,” tandasnya.
Sementara, Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin mengaku, kerja sama ini sangat mendukung peningkatan KPR bersubsidi Bank Kalsel.
“Dengan adanya kerja sama treeparted ini, kami mengalami kenaikan untuk KPR hingga 45 persen dari tahun lalu dan kami akan selalu siap untuk membantu pemerintah dalam menyiapkan kredit untuk rumah bersubsdi,” ujarnya. (MC Kalsel)
Editor Restu







