Raudatul Jannah Sahbirin mengatakan, sosialisiasi ini sangat diperlukan untuk mendorong pola asuh yang dilakukan dengan baik dan benar akan sangat mempengaruhi kehidupan seorang anak dan pembentukan karakter anak.
“Kita bisa mengantisipasi pencegahan tersebut dengan intervensi dan meningkatkan pendidikan minimal sampai batas wajar 12 tahun (level SLTA/sederajat), meningkatkan kemampuan diri melalui peningkatan ilmu pengetahuan dan wawasan serta pengalaman,” kata Raudatul Jannah.
“Faktor utama penentu keberhasilan pola asuh anak dan remaja dalam keluarga adalah seorang ibu,” lanjut istri Gubernur H Sahbirin Noor ini.
Selanjutnya, Raudatul berpesan agar ketahanan keluarga harus dikokohkan dan disosialisasikan dengan gencar dan masif melalui berbagai upaya, terutama pola asuh anak dan remaja berbasis agama sesuai dengan era digital kini, serta harus selalu dikembangkan, digaungkan dan diviralkan.
“Mari terapkan pola asuh terbaik bagi anak dan remaja di lingkungan keluarga masing-masing. Diharapkan adanya contoh/keteladanan dalam penerapan pola asuh yg baik dan benar sesuai perkembangan zaman,” jelas Raudatul. (ernawati/mc)
Editor: Erna Djedi







