“Maka dari itu, dalam menangani anak yang terlibat dalam perilaku kekerasan diperlukan penanganan dengan family therapy dan psikoterapi yang melibatkan orang tua hingga tenaga profesional, yaitu psikolog untuk bersama-sama membantu anak dalam membentuk perilaku positif dengan mengembangkan empati dan menggali potensi diri agar dapat berperilaku adaptif di lingkungan sosial,” tandasnya. (MC Kalsel)

Editor Restu