Salam menambahkan pelaksanaan penambahan kapasitas busbar dilakukan tanpa memerlukan pemadaman kepada pelanggan.
“Dengan mengedepankan Standar Operational Procedure (SOP) yang ketat, kami menerjunkan tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) guna menjaga listrik kepada pelanggan tetap menyala selama pelaksanaan pekerjaan,” imbuh Salam.
Salam berharap dengan bertambahnya kapasitas penghantar di GI Barikin dapat memperkuat keandalan pasokan listrik sehinga menunjang aktivitas masyarakat dan menjadi salah satu pusat ekonomi di Kalimantan khususnya Hulu Sungai Tengah (HST).
Proses uprating busbar bertujuan untuk meningkatkan kapasitas arus yang dapat ditampung oleh busbar tersebut.
Dengan melakukan uprating, GI dapat mengatasi peningkatan permintaan daya yang terus meningkat dari pelanggan.(rls)
Editor Restu







