Sementara itu, Kepala Seksi PTK SMK, Misyawaliadi Noor menambahkan pada saat di sekolah, pihaknya akan mendata para siswa yang sudah berumur antara 16 hingga 17 tahun untuk dibuatkan e-KTP.
“Sekaligus kami juga menyasar para siswa untuk diberikan edukasi terhadap asupan gizi supaya mereka ketika menikah, keturunannya terhindar dari stunting,” terangnya.
Selain itu, pihaknya juga membagikan sembako kepada masyarakat yang akan dikunjungi pada saat turun ke desa dalam upaya penurunan inflasi.
“Karena kami masih perdana sebagai koordinator Turun ke Desa, maka kami meminta dukungan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam menyukseskan turdes,” pungkasnya. (edj)
Editor: Erna Djedi







