WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Siapa yang menyangka bahwa bangunan dari triplek atau plywood ini merupakan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang ada di Desa Kalampaian Ilir.
Sebuah bangunan dengan cat berwarna pink dan biru yang sudah pudar.
Selain terlihat usang, beberapa bagian bangunan sudah mulai rusak akibat dimakan rayap dan terdampak banjir.
Pustu Desa Kalampaian Ilir terletak di Jalan Syeikh Muhammad Arsyad Al Banjari, Desa Kelampaian Ilir, Kecamatan Astambul Kabupaten Banjar.
Akses jalan menuju Pustu tersebut terbilang cukup mudah karena jalanan yang dilewati sudah beraspal.
Sebagai faskes pertama di Desa Kalampaian Ilir, Pustu Desa Kalampaian Ilir memiliki layanan yang cukup lengkap.
Kepala Desa Kelampaian Ilir, Darkasi, pun menyoroti perihal bangunan Pustu tersebut.

Menurutnya, bangunan tersebut kurang layak sebagai fasilitas kesehatan yang beroperasi dengan normal.
“Kalau melihat keadaannya, mungkin bisa dibilang tidak layak lagi,” jelas Kades Kalampaian Ilir, Darkasi.
Darkasi pun menyampaikan bangunan tersebut sudah berusia kurang lebih 20 tahunan.
Para tenaga medis yang bertugas pun mengeluhkan bangunan Pustu yang dianggap kurang layak.
“Para petugas pastinya mengeluhkan tentang bangunan yang kurang layak, padahal setiap hari selalu ada yang berobat,” ujar Darkasi lagi.
Sebagai Kepala Desa Kalampaian Ilir selaku wakil masyarakat, Darkasi berharap pemerintah daerah Kabupaten Banjar khususnya Dinas Kesehatan, bisa memperhatikan fasilitas kesehatan untuk masyarakat khususnya di wilayah pedesaan.
