WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Polisi menangkap seorang aktor yang diketahui juga berprofesi sebagai pengusaha atas dugaan kepemilikan tembakau sintetis.

Artis pesinetron yang diamankan itu, atas nama Bobby Joseph, terkait dugaan kepemilikan tembakau sintetis.

“Iya betul Bobby Joseph,” ujar Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jaksel Kompol Achmad Ardhy saat dikonfirmasi, Senin (24/7/2023), melalui pers rilis.

Ardhy menuturkan, Bobby ditangkap di kediamannya yang berlokasi di Cinere, Depok, pada hari Jumat (21/7/2023) lalu usai diduga menggunakannya.

Baca juga:

Diamankan Polisi, Ini Dia Pelaku Pembakaran di Kayu Tangi II Banjarmasin Utara

Tak hanya itu, Bobby juga dikatakan menyimpan tembakau sintetis itu. “Dia menggunakan, tapi dia menyimpan,” ucapnya.

Bobby saat ini diamankan di Polres Metro Jakarta Selatan guna pemeriksaan lebih lanjut bersama dengan barang bukti yang turut dibawa yakni tembakau sintetis seberat 0,45 gram.

“Beratnya 0,45 gram. Barang bukti tembakau sintetis,” katanya.

Dikutip dari Wikipedia, Bobby Joseph Baker lahir 29 November 1991 merupakan seorang pemeran, penyanyi rok dan pengusaha berkebangsaan Indonesia keturunan Prancis—Indonesia.

Pada 10 November 2015, Bobby menikahi Ayuningtyas Indrastuti, dikaruniai tiga orang anak. Namun tahun 2020, keduanya memutuskan bercerai.

Bobby sebelumnya juga pernah tersandung kasus. Pada Jumat, 10 Desember 2021 ia diamankan saat melakukan transaksi pembelian sabu di Kalideres, Jakarta Barat pada pukul 01.30 WIB.

Polisi mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 0,49 gram yang disembunyikan dalam sebungkus rokok.

Pada tahun 2007, Bobby mengawali kariernya di dunia akting dengan berperan sebagai Terry dalam sinetron Candy .

Sejak saat itu, ia berhasil meraih popularitas, hingga dinobatkan sebagai Bintang Potensial oleh situs berita yang menyediakan informasi terkait dunia hiburan Indonesia, yakni Tabloid Bintang pada tahun 2008.

Namun, karena kurangnya tawaran pekerjaan, ia pun vakum dari dunia hiburan dan memilih untuk bekerja sebagai sopir ojek daring selama beberapa bulan di tahun 2019, serta merintis usaha di bidang kuliner dan properti di Bali. (edj/berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi